Tabrakan Kolosal di Angkasa
Seandainya bentuk kincir ini masih kurang cantik, halo berwarna pink
akan memberikan kesan tenang dan mengandung kekuatan ajaib pada foto.
Tapi, apa yang kita amati ini pada kenyataannya tidaklah setenang itu.
Di
foto ini kalian bisa melihat tabrakan antara galaksi spiral dan galaksi
katai, yang ada di sebelah kanannya. Kabut pink itu sebenarnya adalah
awan gas, yang terbakar pada temperatur jutaan dearajat Celcius. Awan
gas ini terbentuk ketika kedua galaksi itu bertabrakan. Biasanya kita
tidak bisa melihat awan ini, tapi gas itu bersinar terang dengan cahaya
sinar-X berenergi tinggi pada temperatur yang sangaaaaaaat tinggi.
Siapa sangka kalau foto galaksi spiral yang
keren plus halo berwarna pink yang tampak tenang ini sebetulnya
mengabadikan peristiwa tabrakan di angkasa! Kredit: Sinar-X:
NASA/CXC/Huntingdon Inst. for X-ray Astronomy/G.Garmire, Optik: ESO/VLT
Di dekat “kepala” kabut yang berbentuk seperti komet itu, kalian bisa
melihat area berisi bintang-bintang yang sangat terang. Energi dari
tabrakan galaksi tadi mungkin telah menyebabkan terjadinya pembentukan
bintang secara besar-besaran di sini. Ledakan dahsyat dari
bintang-bintang sekarat dan angin kencang dari bintang-bintang terang
dan panas menyebabkan awan itu terus bersinar terang dalam cahaya
sinar-X. Besarnya awan tersebut sulit diukur. Para astronom berusaha
keras untuk menentukan bentuk objek-objek langit yang jaraknya jauh.
Tapi, mereka hanya mempunyai foto-foto dua dimensi dan tentunya mereka
tidak bisa terbang ke balik objek itu untuk melihat-lihat. Apakah kabut
pink itu tipis dan berbentuk seperti panekuk? Ataukah lebih tebal
seperti awan pembawa hujan? Kalau kita tidak mengetahui bentuk si awan,
kita tidak bisa yakin seberapa besar ukurannya. Kalau awan itu tipis
seperti panekuk, massanya 40.000 kali lipat massa Matahari. Kalau lebih
bulat lagi, maka massanya bakal 3 juta kali lipat massa Matahari!
Fakta Menarik: Tabrakan
di Bumi, misalnya antara dua mobil, terjadi dalam hitungan detik saja.
Tapi, tabrakan antargalaksi berlangsung dalam gerak lambat, memakan
waktu jutaan tahun. Para astronom menduga tabrakan galaksi yang
diceritakan di sini akan memakan waktu 50 juta tahun!
0 komentar:
Posting Komentar